Blind outdoor kayu adalah salah satu pilihan yang populer un...
Senin, 09 Feb 2026
7 Cara Merawat Vinyl Flooring agar Tahan Lama dan Tidak Mengelupas
Lantai vinyl atau vinyl flooring kini semakin populer digunakan di berbagai jenis bangunan, mulai dari rumah tinggal, apartemen, perkantoran, hingga toko retail. Selain karena tampilannya yang menyerupai kayu atau batu alami, lantai vinyl juga dikenal nyaman diinjak, mudah dipasang, serta lebih terjangkau dibandingkan parket asli.
Namun, seperti jenis lantai lainnya, vinyl juga bisa rusak jika tidak dirawat dengan benar. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah lapisan lantai vinyl mengelupas atau terangkat. Artikel ini akan membahas secara lengkap bagaimana cara merawat vinyl flooring agar tetap awet, tidak cepat mengelupas, dan selalu tampak seperti baru.
Mengapa Vinyl Flooring Bisa Mengelupas?
Sebelum mengetahui cara perawatan yang tepat, penting untuk memahami beberapa penyebab umum kerusakan pada lantai vinyl, antara lain:
- Paparan air berlebih yang masuk ke sela-sela lem dan sambungan antar lembaran vinyl, sehingga merusak daya rekatnya.
- Panas ekstrem dari sinar matahari langsung atau peralatan elektronik yang membuat lem pelapis meleleh.
- Gesekan kasar dari perabotan yang digeser tanpa alas pelindung, menyebabkan lapisan permukaan tergores dan terangkat.
- Pemasangan yang tidak sempurna, seperti tidak rata atau tidak diberi lapisan pelindung di area lembap.
Dengan mengenali penyebab tersebut, Anda dapat menerapkan tindakan pencegahan dan perawatan yang lebih efektif.
2. Pel Lantai Secara Lembap, Bukan Basah
Salah satu kesalahan umum dalam merawat lantai vinyl adalah menggunakan kain pel yang terlalu basah. Vinyl bukan jenis lantai yang tahan terhadap air berlebih, apalagi jika air sampai meresap ke dalam sambungan.
Cara mengepel yang benar:
- Gunakan pel microfiber dan peras hingga lembap, tidak menetes.
- Hindari penggunaan air hangat berlebih karena bisa memperlemah lem pada lantai vinyl.
- Segera keringkan jika terdapat tumpahan atau genangan.
Mengepel secara lembap menjaga kebersihan tanpa merusak daya rekat lem di bawah vinyl.
4. Gunakan Alas Kaki pada Perabotan
Furnitur berat seperti sofa, meja makan, atau lemari jika sering digeser dapat menimbulkan goresan hingga menyebabkan bagian vinyl terkelupas.
Solusi perlindungan:
- Tempelkan felt pads atau pelindung karet di kaki furnitur.
- Letakkan karpet pelapis tipis pada area yang sering digeser, seperti di bawah kursi makan.
- Jangan pernah menyeret furnitur di atas vinyl. Angkat saat memindahkannya.
Perlindungan ini terlihat sepele tapi sangat penting untuk mencegah kerusakan jangka panjang.
6. Bersihkan Tumpahan Cairan dengan Segera
Lantai vinyl memang tahan air dalam batas tertentu, tetapi bukan berarti bisa dibiarkan basah terlalu lama. Air yang mengendap di sela vinyl bisa memicu tumbuhnya jamur, merusak lem, dan membuat lantai mengelupas.
Praktik terbaik:
- Gunakan lap microfiber untuk menyerap cairan.
- Keringkan area tersebut hingga benar-benar tidak lembap.
- Hindari menggunakan lap basah untuk membersihkan noda yang sudah mengering.




